Anak Usaha Indika Energy Milik Agus Lasmono Sudwikatmono Ingin Untung Besar di Patimban

oleh -98 views
Foto udara proyek pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Pelabuhan Patimban akan menjadi pusat pertumbuhan kota metropolitan baru dalam pengembangan segitiga emas Rebana, serta diharapkan dapat menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru yang terdiri dari pekerjaan dalam kawasan industri dan juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi

BERITA-Anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) resmi menjadi bagian dari konsorsium pengelola Pelabuhan Patimban, Jawa Barat. Perusahaan pertambangan ini berharap dapat meningkatkan kinerja dari diversifikasi usaha ini.

Corporate Secretary Indika Energy Adi Pramono mengatakan, pada 17 Maret 2021, telah dilakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) antara Direktur Jenderal Perhubungan Laut dengan PT Pelabuhan Patimban Internasional (PPI).

Baca: Inilah Pemenang Proyek Pelabuhan Patimban Rp 64,3 Triliun

“PPI adalah konsorsium bersama antara PT CT Corp Infrastruktur Indonesia, PT Indika Logistic & Support Services (ILSS), selaku anak perusahaan terkendali Perseroan, PT U Connectivity Services dan PT Terminal Petikemas Surabaya, sebagai konsorsium pelaksana Hasil Pengadaan Badan Usaha Pelaksana Proyek KPBU Pelabuhan Patimban di Jawa Barat pada 29 Desember 2020 lalu,” ujar Adi Pramono dikutip dari laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 24 Maret.

Setelah perjanjian KPBU ini berlaku efektif, maka PPI secara resmi menjadi operator yang akan mengelola Pelabuhan Patimban dan diharapkan dapat memberi pelayanan prima serta mampu mengelola pelabuhan seefisien mungkin dan berkontribusi mengurangi biaya logistik nasional secara signifikan.

Baca: Uji Coba Bongkar Muat, Menhub: Patimban Siap Bersaing dengan Pelabuhan Internasional

“Keikutsertaan ILSS sebagai anggota Konsorsium Patimban ini merupakan salah satu strategi diversifikasi yang dilakukan oleh grup perseroan dan, secara khususnya, untuk meningkatkan kinerja ILSS,” imbuh Adi Pramono.

Adapun Konsorsium Patimban terdiri dari PT CTCorp Infrastruktur Indonesia, PT Indika Logistic & Support Services, PT U Connectivity Services, dan PT Terminal Petikemas Surabaya) yang telah membentuk Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Pelabuhan Patimban Internasional sebagai BUP Pelaksana Proyek KPBU sekaligus sebagai Mitra Kerja Sama Penyediaan Infrastruktur Pelabuhan Patimban Provinsi Jawa Barat.

Sebagai informasi, PT CTCorp Infrastruktur adalah milik konglomerat Chairul Tanjung, orang terkaya nomor 9 di Indonesia. Adapun Indika Logistic adalah milik dari konglomerat Agus Lasmono Sudwikatmono, orang terkaya nomor 69 di Tanah Air.

Adapun lingkup Perjanjian KPBU adalah penyediaan suprastruktur di Pelabuhan Patimban untuk kapasitas terminal petikemas sebesar 3,75 Juta TEUs dan kapasitas terminal kendaraan sebesar 600.000 CBUs dengan jangka waktu kerja sama selama 40 tahun. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.