Heboh Karya Seni Patung Mirip Vagina, Picu Kontroversi di Brasil

oleh -79 views
Foto: Juliana Notari Facebook

JAKARTA-Sebuah patung raksasa berbentuk vagina membuat heboh jagat maya.

Patung vagina raksasa ini berada di museum terbuka di Pernambuco, Brasil.

Melansir Reuters, patung ini merupakan karya seniman Juliana Notari. Patung yang terbuat dari beton dan resin dengan panjang 33 meter ini diberi nama Diva.

Juliana membuat patung vagina dengan corak warna merah menyala. Ia berujar bahwa patung yang menggambarkan vagina dan luka yang mempertanyakan hubungan antara alam serta budaya dalam masyarakat falosentris dan antroposentris.

Diva adalah seni Tanah, galian besar berbentuk vulva atau luka berukuran tinggi 33 meter, lebar 16 meter dan dalam 6 meter, dilapisi dengan beton bertulang dan resin. Dalam ‘Diva’, saya menggunakan seni untuk berdialog dengan pertanyaan-pertanyaan yang merujuk pada problematisasi gender dari perspektif feminin yang dikombinasikan dengan pandangan dunia yang mempertanyakan hubungan antara alam dan budaya dalam masyarakat falosentris dan antroposentris Barat. Masalah-masalah ini sekarang menjadi semakin mendesak. Bagaimanapun, itu akan melalui mengubah perspektif hubungan kita antara manusia dan antara manusia dan non-manusia, yang akan memungkinkan kita untuk hidup lebih lama di planet ini dan dalam masyarakat yang kurang timpang dan bencana,” tulis Juliana di Instagram.

Meski jadi karya seni, patung ini menuai kontroversi dan perdebatan dari berbagai pihak. Bahkan Juliana berujar bahwa masalah ini jadi semakin rumit.

Sejumlah masalah ini menjadi semakin mendesak hari ini,” tulis Notari di Facebook pribadi.

Sejumlah netizen merasa patung vagina raksasa tersebut tidak pantas menjadi karya seni. Pembangunan patung vagina ini juga menjadi perdebatan netizen.

Dengan segala hormat, saya tidak menyukainya. Bayangkan saya berjalan dengan anak perempuan saya yang masih kecil di taman ini dan mereka bertanya… Ayah, apa ini? Apa yang akan saya jawab?,” tulis salah satu netizen.

Dengan segala hormat, Anda dapat mengajari putri Anda untuk tidak malu dengan alam kelamin mereka sendiri,” jawab netizen lain.

Meski begitu Juliana tetap berujar bahwa patung tersebut merupakan karya seni. Bahkan Juliana berujar bahwa pembangunan patung tersebut atas dasar kesepakatan dengan pihak museum.

PS: Diva adalah hasil residensi artistik saya di Usina dan kesepakatan antara Usina de Arte dan @mamam – Museum of Modern Art Aloisio Magalhães,” tutup Juliana. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.