Kaesang Pangarep: Saya Berani Bilang Duit Bapak Sedikit

oleh -20 views
YouTube

BERITA-Tak bisa dimungkiri, sebagian besar masyarakat pasti akan menilai, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki kekayaan yang melimpah.

Sebagai orang nomor satu di Indonesia, tak heran banyak orang yang kemudian penasaran dengan kekayaan yang dimiliki Jokowi saat ini.

Namun, tak disangka, putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, baru-baru ini tak ragu mengungkap kekayaan sang ayah kepada Deddy Corbuzier.

Salah satu poin yang membuat kaget adalah, Kaesang Pangarep justru menyebut jika sang ayah tak memiliki banyak uang lantaran melepas seluruh bisnisnya.

Hal tersebut diungkapkan Kaesang Pangarep dalam podcast yang diunggah di akun YouTube Deddy Corbuzier, Selasa (21/9).

Dalam tayangan tersebut, Deddy Corbuzier sempat meragukan bisnis Kaesang yang tak cukup besar, jika dibandingkan bisnis anak pejabat lainnya.

Menurut Kaesang Pangarep, bahwa dari bisnis yang dijalaninya, Ia bisa mengungguli kekayaan ayahnya.

“Bisnis pisang goreng kan awalnya dipakai untuk belajar, tapi saya juga punya yang lain,” jelas Kaesang Pangarep.

“Gajinya bapak kecil, saya kasih lihat rekening saya ke dia, bapak nggak ada duit. Saya pernah ngomong ‘pabriknya bapak saya beli sekarang bisa, cash’. Karena bisnis saya berkembang, sedangkan bapak stuck di situ aja,” sambungnya.

Menurut Kaesang Pangarep, bahwa saat ini dirinyalah yang memegang kendali bisnis yang dulunya dijalankan Jokowi dan sang kakak, Gibran Rakabuming Raka.

Saat ini, Kaesang Pangarep sangat senang bisa menjalankan bisnis dan memiliki keuntungan lebih banyak.

“Presiden nggak boleh, bisnis bapak sekarang saya yang tanggung jawab. Bapak nggak ikut campur di bisnis, semua kuasa di saya semua,” ungkap Kaesang Pangarep.

“Dia benar-benar jadi presiden, dan berani bilang duit bapak sedikit, soalnya bisnis dipegang saya, keuntungan semua buat saya,” lanjutnya.

Saat ini, dari laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN), Presiden Jokowi tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp 63,5 miliar berdasarkan laporan kekayaan terakhir. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.