Pelemahan Ekonomi Global, Jokowi Minta Perbankan Berhati-hati

oleh -189 views

JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kalangan perbankan agar berhati-hati menghadapi pelemahan ekonomi global. Pelemahan tak lepas dari perang dagang Amerika Serikat (AS)-Tiongkok, keluarnya Inggris dari Uni Eropa yang dikenal British dan Exit (Brexit), serta permasalahan geopolitik di berbagai belahan dunia.

“Tapi, kita juga harus hati-hati dengan kondisi sekarang. Perang dagang, Brexit, negara-negara lain yang menuju ke resesi atau sudah berada pada posisi resesi,” kata Presiden Jokowi saat membuka Indonesia Banking Expo 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (6/11).

Presiden Jokowi mengatakan telah mendiskusikan hal ini dalam pertemuan dengan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva di sela penyelenggaraan KTT Asia Timur ke-14 di Bangkok, Thailand, akhir pekan lalu. Pada pertemuan itu, kata Presiden, Kristalina secara khusus memperingatkan agar Indonesia berhati-hati menghadapi kondisi ekonomi global yang kurang kondusif.

“Saya bertemu dengan Managing Director IMF yang baru, Kristalina. Dia memberikan sebuah warning, “Jokowi hati-hati dalam mengelola moneter maupun fiskal. Hati-hati, karena kondisinya seperti ini,” kata Presiden Jokowi.

Di sisi lain, Presiden Jokowi bersyukur bahwa di tengah perlambatan ekonomi dunia, Indonesia mencetak pertumbuhan di kisaran 5 persen. “Kita sudah diberi angka pertumbuhan 5 persen lebih dikit. Tidak banyak, tapi lebih sedikit. Tapi sudah lebih dari 5 persen sudah bagus. Bandingkan dengan negara-negara lain, ada yang pertumbuhannya sudah minus, ada yang menuju ke nol, ada yang berkurang ke 1 persen, 2 persen. Ada yang anjlok di bawah 1 persen. Ini patut kita syukuri,” jelas Presiden Jokowi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.