PPKM 11-25 Januari Tidak Konsisten, Ini Pidato Lengkap Jokowi

oleh -33 views
Presiden Jokowi. (Foto: Dok Net)
Presiden Jokowi. (Foto: Dok Net)

JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutarakan, pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) periode pertama 11-25 Januari 2021 tidak efektif dan tidak konsisten. 

Selain menyinggung pelaksanaan PPKM yang tidak efektif, Jokowi juga mengingatkan soal ekonomi yang turun saat pemberlakuan PPKM.

Pernyataan itu dilontarkan Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) Pendisiplinan Melawan COVID-19 pada Jumat (29/01/2021) lalu, yang diunggah ke Akun YouTube Sekretariat Kabinet, Minggu (31/1/2021). 

Berikut pernyataan lengkap Jokowi seperti dikutip berita.radarcirebon.com dari YouTube Sekretariat Kabinet: 

Bismillahirrahmanirahim

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Selamat siang, salam sejahtera bagi kita semuanya. 

Saya ingin menyampaikan mengenai yang berkaitan dengan PPKM tanggal 11 Januari sampai 25 Januari.

Kita harus ngomong apa adanya, ini tidak efektif.

Mobilitas juga masih tinggi, karena kita memiliki (data mobilitas), indeks mobility-nya ada. 

Sehingga di beberapa provinsi Covid-19 nya tetap naik.

Saya ingin Menko ajak sebanyak-banyaknya pakar epidemiologi, sehingga dalam mendesain kebijakan itu betul-betul bisa lebih komprehensif.

Sebetulnya esensi dari PPKM ini kan membatasi mobilitas.

Namanya saja kan pembatasan kegiatan masyarakat. 

Tetapi yang saya lihat di implementasinya kita tidak tegas dan tidak konsisten. 

Ini hanyalah masalah implementasi. 

Sehingga saya minta betul-betul turun ke lapangan, ada di lapangan, tetapi juga siap dengan cara-cara yang lebih praktis dan sederhana agar masyarakat tahu apa sih yang namanya 3M itu.

Siapkan juga masker yang memiliki standar-standar yang benar sehingga masyarakat yang tidak pakai langsung diberi (masker), pakai, diberitahu apa-apa-apa-apa.

Ini memang harus bekerja se-simple mungkin, sesederhana mungkin, tapi betul-betul ada di lapangan, di provisi-provinsi yang sudah kita sepakati. 

Yang kedua, menurut saya, hati-hati ini turun. 

Ada PPKM, ekonomi turun.

Sebetulnya nggak apa-apa, asal Covid-nya juga turun, tapi ini tidak.

Menurut saya, coba dilihat lagi. 

Tolong ini betul-betul dikalkulasi.

Betul-betul dihitung, sehingga kita mendapatkan formula yang memang formula standar itu nggak ada. 

Negara lain nggak ada, formula standar apa nggak ada. 

Yang benar yang mana juga nggak ada.

Yang lockdown pun juga demikian.

Saya rasa sore ini hanya itu saja yang ingin saya sampaikan.

Kemudian saya kira setelah itu kita harapkan di Februari ini kita kepung dengan vaksinasi. 

Saya rasa itu sebagai pengantar.

Yang ingin saya dengar adalah implementasi lapangannya seperti apa.

Mungkin di Kementerian Agama melibatkan tokoh tokoh agama seperti apa, TNI seperti apa, di Polri seperti apa dan pak Menko nanti yang bisa men-drive agar ini nanti betul-betul lapangannya terjadi. 

Saya rasa itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.