Temuan Drone Laut Milik China, Bakamla: Belum Punya Sensor Bawah Laut

oleh -71 views
Kapal Bakamla

JAKARTA-Badan Keamanan Laut atau Bakamla mengakui pihaknya belum mampu mendeteksi keberadaan drone bawah laut.

Baca:

Dibalik Ngototnya Pemerintah Komunis China, Kepala Bakamla: Ingin Bangun Tembok Besar Di Laut

Soal Drone Laut Tiongkok, Legislator: Terlepas Apakah Ada Hubungan Bilateral Ekonomi, Jangan Loyo Pada China

Soal Drone Pengintai Diduga Milik China, DPR: Kemenlu Harus Tegas Sampaikan Nota Diplomatik Kirim Surat Protes ke Tiongkok

Drone Bawah Air Diduga Milik China, Media Asing: Benda Tersebut Digunakan untuk Operasi Rahasia

Drone Laut Milki China, Pengamat: Perairan Indonesia Jadi Spill Over Adu Kekuatan Militer antara Tiongkok Dan Amerika Serikat

Bakamla menyatakan Indonesia belum memiliki sensor di bawah permukaan laut.

Pengakuan tersebut disampaikan Kepala Humas dan Protokol Bakamla Kolonel Wisnu Pramandita menyusul temuan drone bawah laut di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan oleh nelayan setempat.

“Kapasitas kita masih belum mampu, kita tidak punya sensor bawah permukaan,” ujar Kolonel Wisnu Pramandita kepada wartawan, Minggu (3/1).

Wisnu mengakui bahwa keberadaan drone bawah laut milik negara lain berpotensi membawa dampak terhadap pertahanan negara.

Baca:

Drone Bawah Air Diduga Milik China Terjaring Nelayan, Indonesia Dimata-matai?

Duduk Perkara Temuan Drone Mata-Mata Diduga Milik Tiongkok di Perairan Indonesia

Misi Tiongkok: Antara Data 2.100 WNI dan Drone Mata-Mata di Perairan Indonesia

Kapal nirawak itu, kata dia, mengumpulkan data dari perairan di Indonesia. Data itu nantinya dapat menjadi celah dalam pertahanan.

“Bayangkan saja saat perang kapal selam, mereka mampu menempatkan posisi memaksimalkan deteksi sonar, sedangkan kita mungkin belum,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.